Tuesday, June 26, 2012

SIRNAS SIRNAS....

Akhirnya Sirnas Open 2012 yang pada bulan ini akan berlangsung di Semarang tiba juga...

saatnya melihat para anak muda sampai veteran berlaga... keringat dan semangat tak mengenal usia... semoga lewat sirnas ini juga muncul banyak bibit-bibit baru dan kemudian mendunia.
ah, saya terlalu berima, mari kita lihat saja siapa yang berjaya... hahaha...

Sunday, June 24, 2012

KIDO HENDRA MADE IT...

bener gak sih bahasa inggris di atas? hahaha... tapi ya itu... Kido Hendra akhirnya dapet gelar lagi setelah baru saja tadi berhasil meraih juara di Singapore Open SS. sudah lama sebenarnya kalo saya mencoba mengingat-ingat kapan terakhir kali Kido Hendra dapet gelar Super Series. whatever lah ya kapan... yang penting sekarang mereka sudah tampak mulai menemukan jatidiri yang hilang (halah). Sayangnya mereka tidak dapat berpartisipasi di Olimpiade, padahal dengan recent performance mereka, saya yakin mereka mampu bersaing dengan yang lain. tapi yasudahlah, kita doakan saja wakil ganda putra Indonesia di Olimpiade yaitu Muhammad Ahsan/Bona Septano dapat memberikan gelar juara. Amiiiiiiinn....

Friday, June 22, 2012

SIMON SANTOSOOOOOO....


Akhirnyaaaaaaa...... Akhirnyaaaaaaa...... Indonesia Open Premier Super Series selesai juga...
Saya sudah agak malas menulis tentang jalannya turnamen dan beberapa hasil pemain Indonesia di ajang ini, tapi.... secara umum saya hanya bilang banyak kejutan. masing-masing negara berbagi gelar satu-satu. Daaaaannnnnn.... Indonesia akhirnya kebagian gelar juga lewat Simon Santoso. Gelar yang prestisius, sangat prestisius malah, mengingat kelasnya yang Premier Super Series.


Saya ketika melihat jalannya pertandingan Simon melalui layar kaca tak jauh beda dengan para penonton di Istora. Deg-degan, bersemangat, kadang kesal sendiri, dan ketika akhirnya poin Simon menjadi 21 di set 3, perasaan lega dan senang dan haru bercampur. Kecintaan saya pada olahraga ini begitu besar, dan Simon memberikan saya (dan mungkin berjuta-juta pecinta badminton lain) sebuah kebahagiaan. Saya tak akan dan tak pernah bosan jika pemain Indonesia terus juara, tetapi fakta bahwa gelar terakhir didapat tahun 2008 seakan melepaskan kerinduan, yang kata orang-orang LDR rindu sebulan saja sudah menyiksa, apalagi 4 tahun!! hahahaha....


SELAMAT SIMON!!!! WE PROUD OF YOU!!!

Tuesday, June 12, 2012

Welcome Indonesia Open: Battle of Champions, adakah champions dari Indonesia di akhir perhelatan?


yak... dan event badminton paling ditunggu-tunggu di tanah air akhirnya datang juga, Djarum Indonesia Open Premier Super Series 2012. Dengan mengusung tema Battle of Champions, pergelaran kali ini akan menjadi pertarungan para pahlawan bulutangkis negara masing-masing. Tempatnya juga masih sama seperti tahun lalu, yaitu di Istora Senayan Jakarta. Meskipun tempat ini bagi beberapa pemain, salah satunya Mathias Boe, sudah usang dan ketinggalan jaman, tetapi Istora masih dipakai untuk menggelar even DIOPSS tahun ini.

Bagaimana kans Indonesia? hmmmm... susah susah gampang. lebih banyak susahnya daripada gampangnya. Kalau melihat sekilas drawing untuk besok, ada beberapa pemain pelatnas yang sudah harus menghadapi para unggulan. Suci/Della akan berhadapan dengan unggulan 8 asal Jepang, Maeda/Suetsuna, sedangkan Rian/Angga akan menghadapi Koo Kien Keat/Tan Boon Heon jagoan Malaysia (meskipun saya yakin Rian/Angga menang). Mungkin yang paling berat yaitu Sony Dwi Kuncoro yang sudah harus bertemu unggulan ke-3 yaitu Peter Gade, legenda Denmark dan Hayom Rumbaka yang akan menghadapi unggulan 4 Sho Sasaki dari Jepang. Walaupun begitu masih ada harapan menang dari Sony karena minggu lalu dia baru saja juara di Thailand GPG dan di SF dia berhasil mengalahkan Lin Dan.

Kenapa kok pemain-pemain Indonesia sudah harus menghadapi unggulan-unggulan? Ya karena pemain Indoensia itu non unggulan. Hanya Owi/Natsir, Bona/Ahsan, dan Simon Santoso yang masuk daftar unggulan, itu pun bukan unggulan teratas. Di antara ketiganya, Owi/Natsir yang paling tinggi yaitu unggulan ke-3. Kalau ditanya kenapa kok pemain Indonesia sekarang banyak yang non unggulan? ya karena mereka jarang sekali juara, masuk semifinal aja jarang, gimana mau jadi peringkat atas? (sabar... sabar...)

Dan faktanya... Kapan sih terakhir kali para pemain kita mampu juara di rumah sendiri? Untuk event Indonesia Open Premier Super Series ini, terakhir kali Indonesia mampu berjaya adalah di tahun 2008 silam atas nama pasangan Vita Marissa/Lilyana Natsir. 4 tahun adalah waktu yang lama kan... Semoga tahun ini ada yang juara, dan harapan realistis saya ada di pasangan Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir.

Event kali ini mungkin tidak semeriah dulu karena dua pemain papan atas dunia (paling papan atas mungkin), Lin Dan dan Lee Chong Wei tidak berpartisipasi. nah... tapi segi positifnya, ini bisa dijadikan kesempatan para pemain tunggal putra kita menunjukkan tajinya. Masih berat sih sebenarnya, tapi paling tidak lawan yang kuat sedikit berkurang.

Tetapi tetap, harapan saya para pemain kita yang akan juara, meski sulit, bahkan hampir mustahil, sah-sah saja berharap kan? Semangat para pemain Indonesia!!!

Sunday, May 27, 2012

Thomas Uber Cup 2012. :(

 

Hasil yang kurang (sebenarnya sangat sih) menggembirakan didapat para pasukan bulutangkis negeri ini di ajang Thomas Uber Cup 2012 setelah dua-duanya, baik tim Thomas maupun Uber sama-sama kalah di babak perempatfinal oleh tim yang sama pula, Jepang. Banyak pihak yang menilai ini adalah sebuah kegagalan total karena dua tahun lalu, Tim Uber berhasil menjejak semifinal, dan Tim Thomas bahkan sampai ke final. Dan juga melihat fakta bahwa Indonesia merupakan negara dengan kekuatan bulutangkis yang disegani. Yaaaahhh... mungkin itu dulu, sekarang tidak. Kalau mau melihat fakta, Tim Uber kita itu hanya unggulan ke-7, sedangkan Jepang unggulan ke-2. Itulah fakta.

Sedihkah? Tentu saja. Lebih dari sedih, bahkan mungkin kesal. Kesal ini lebih dari sekedar kesal. saya sendiri tidak tahu apakah saya berhak kesal atau tidak. Kalaupun saya kesal, saya bisa apa. Ya cuma bisa menulis.
Tahun 2012 ini sebenarnya dimulai dengan tidak mulus. Sebelum Thomas Uber 2012, praktis hanya tercatat nama Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir yang mendapat gelar kelas Super Series, salah satunya kelas Premier Super Series yaitu All England. Dari situ sebenarnya sudah tampak gejala-gejala yang kurang menyehatkan. Jarang sekali pemain yang sampai semifinal bahkan final dalam tiap turnamen. Markis Kido/Hendra Setiawan pun hanya memperoleh 1 gelar kelas Grand Prix Gold di Australia Open. 4 turnamen kelas Super Series yang sudah digelar sejauh ini hanya menghasilkan 2 gelar, itupun dari Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir. Tidak ada lagi yang lain. Pemain penghuni pelatnas Simon, Hayom, Bona/Ahsan, Maria Febe, dll bukanlah pemain yang ditakuti. Kalau nama Taufik Hidayat masih kita harapkan, berarti memang kita kurang regenerasi.

Sesungguhnya sejak akhir 2011, pemain-pemain kita secara umum sangat menurun. Kido Hendra sudah tak seperti dulu, Taufik mulai menua, dan pemain pelatnas tak juga menanjak. Sony Dwi Kuncoro sekarang bahkan harus ikut kualifikasi dulu untuk ikut turnamen karena peringkatnya yang merosot jauh, Hayom juga sering kalah di babak-babak awal. Kalaupun ada pemain muda yang "lumayan" (lumayan lho ya) mungkin Suci/Della atau Rian/Angga.

dan... terlihat sepanjang 2012 dengan prestasi yang pas-pasan, ya jangan heran sebenarnya kalau Tim Thomas Uber tersingkir dini. Cuma hati ini masih saja agak tak terima. Saya tak tahu siapa yang salah. PBSI yang kurang bagus atau para pemain yang katanya Rudy Hartono sekarang pemain pelatnas manja-manja.

Sekarang, di depan mata ada Indonesia Open Premier Super Series dan juga Olimpiade. Saya pribadi sih kalau mau realistis hanya Owi/Natsir yang mungkin dapat gelar, itu saja sebenarnya berat karena persaingan di ganda campuran itu bukan main. ada dua ganda China, dua ganda Denmark, satu Korea, dan kuda hitam Taipei dan Malaysia. Saya tentu saja tak menolak kejutan kalau ada pemain kita yang lain yang juara, apalagi kalau itu adalah para pemain muda. Tapi secara umum saya ingin para pemain muda itu paling gak bisa sampai semifinal sudah sangat bagus, atau kalau tidak ya mengalahkan para unggulan seperti Lee Chong Wei, Lin Dan, Chen Long, trio Wang (Yihan, Xin, Shixian), Wang Xiaoli/Yu Yang, Tian Qinq/Zhao Yunlei, Lee Yong Dae/Jung Jae Sung, Cai Yun/Fu Haifeng, Matias Boe/Mogensen, Zhang Nan/Zhao Yunlei, Xu Chen/Ma Jin, dan masih buanyak lagi. Masih buanyak lagi berarti masih banyak pemain bagus di atas mereka, dan itu bukan hanya seorang dua orang. Doa saya selalu untuk kejayaan negeri ini. Bangkitlah bulutangkis Indonesia!!

Friday, October 7, 2011


semoga 9 orang ini masih akan bersinar di tahun-tahun berikutnya, jadi kami masih akan mudah menemukan mereka di samudera maya.



Yoona. Wanita Korea pertama yang bikin saya begini.
hahaha... awal saya kenal SNSD sebenarnya bisa dibilang telat sekali. saya baru mengetahui "keberadaan" super girlband ini baru baru saja. sekitar 2 bulan yang lalu mungkin. padahal mereka sudah debut sejak tahun 2007 lewat "Into the New World".
sebenarnya sih dulu ada temen sekos saya yang sudah gila korea semenjak dia SMA. tapi entah kenapa saya selalu mengacuhkannya, padahal dulu dia sempat juga "memperkenalkan" SNSD pada saya, tapi sayanya g ngeh dan berlalu begitu saja.
sampai kemudian suatu saat, tahun 2011 ini, beberapa temen main saya mulai keranjingan SNSD. saya tidak tahu siapa yang memulai. saya sendiri pun pertamanya tidak tertarik. "ah, korea lagi korea lagi". dan... sampai suatu ketika, malam itu mereka sedang mengamati video live "Hoot" Inkigayo dan saya pun jadi ikut melihat. sumpah, ini kok wajahnya sama semua. cantik sih, tapi pikiran pertama saya waktu itu, "bagaimana bisa memilih member mana yang saya sukai, bedain aja gak bisa", karena di sela sela menonton mereka berkata "aaaaa" tiap member yang disukai di shoot kamera. sampai kemudian, setelah video itu selesai, mereka mulai membuka sebuah gambar. gambar sembilan cewek yang saya pikir tentu saja orang-orangnya sama dengan yang ada di video tadi. tiba-tiba salah satu teman bertanya,"kamu pilih yang mana gas?"
saya segera menjatuhkan pilihan saya pada seorang wanita cantik, yang seperti biasa, saya sendiri juga pasti salah jika disuruh menunjuk orang yang sama di gambar yang lain. ternyata yang saya tunjuk adalah Yoona. ketika saya menunjuk itu, sontak temen saya, "ah jangan itu, itu punya saya". lah... terserah saya dong... tapi akhirnya saya pilih yang lain juga, dan saya menunjuk lagi. ternyata itu Tiffany. oke deh, kalo SNSD saya pilih Tiffany. walaupun begitu waktu itu saya masih enggan memperhatikan SNSD dengan lebih intens, karena masih lebih suka Pevita Pearce dibandingkan 9 cewek ini.
beberapa waktu berlalu. sekitar 2 mingguan lah. seorang temen saya (seorang SONE juga) bernama Godzi datang ke kantor saya. sejenak kemudian, dia menuju ruangan saya. duduk dan mulai mengeluarkan laptop. sesaat kemudian hening. saya tiba-tiba saja kepikiran untuk membuka Youtube dan mencari video SNSD untuk saya lihat, karena saya penasaran dengan Tiffany dan ingin bertanya yang manakah Tiffany. tentu saja saya sama sekali tidak ingat Tiffany yang mana setelah peristiwa penunjukan gambar secara spontan itu.
karena saya bingung buka video yang mana, saya pun bertanya kepada Godzi dan dia menyarankan agar saya membuka "Gee" music video. "yang ini hits banget", katanya waktu itu. oke, saya sih manut manut saja. lha wong saya juga gak ngerti. oke saya buka.... dan tentu saja, saya tidak tahu yang manakah Tiffany. saya memilih untuk melihatnya saja dulu, nanti saya tanya belakangan. tapi yang menarik perhatian saya di video itu adalah cewek yang memakai celana panjang merah dan diangkat manekinnya oleh pegawai butik di adegan pertama.
setelah itu dia muncul lagi dengan wajah close up sambil dua jari telunjuknya disatukan dengan ekspresi yang agak sayu dan manja manja gimanaaaa gitu.
di bagian lain, saat adegan menari bersama-sama sembilan orang, dia berada di depan dengan celana hotpants kuning dan kaos putih. saya pun tidak tahu dia siapa. semoga saja Tiffany. tapi kalau bukan juga gak papa sih...
akhirnya setelah selesai, saya mainkan kembali videonya dan bertanya kepada Godzi yang manakah Tiffany? dan dia menunjuk.... "yang ini gas"
oh, ternyata yang tadi bukan Tiffany. dan akhirnya pertanyaan saya beralih ke siapakah cewek penyita perhatian saya di video tersebut, dan Godzi menjawab "itu Yoona". dia kemudian menyarankan saya untuk melihat beberapa gambar Yoona yang lain di situs pencarian Google. karena saya penasaran, akhirnya saya mulai menyimpan beberapa gambarnya. semenjak saat itu, saya merasa ini cewek cantik sekali, dan saya mulai sedikit demi sedikit tahu dia yang mana dan mulai juga melihat video video dan lain-lain, bahkan saya mulai mencari fancamnya.
yap, bener kata temen saya SNSD adalah Semakin Nyimak Semakin Demen, maka saya juga mulai "dalam" juga nih sama ini grup. pada akhirnya semakin kesini bisa dibilang saya adalah SONE hardcore fans, meskipun banyak yang lebih hardcore sih. hahaha... dan Yoona ini cewek yang bisa bikin saya senyum-senyum sendiri, bikin melamun sendiri, bikin mak krenyessss gitu deh kalo melihatnya. meski begitu, member yang lain saya tetep suka walaupun Yoona tetap yang pertama. dan ini adalah pertama kalinya saya ngefans dengan artis sedemikian besar. saya suka Iwan Fals aja juga gak begini2 amat. sekarang, folder SNSD saya sudah mencapai 100gb. wow...